Hari Ketiga: Berbagai Money Block
Halo semua, malam ini insya Allah kita akan membahas lanjutan tentang berbagai money block ya.
Ini banyak sekali terjadi namun jarang disadari. Nah kalau sudah sadar dan paham, maka insya Allah separuh masalah sudah teratasi.
Bahkan dengan sadar akan masalahnya apa bagi sebagian orang sudah otomatis beres masalahnya dan jadi plong.
Malam ini saya akan SHARE materi terkait blocking akibat parenting, lingkungan dan hukum alam.
Dan malam ini juga saya akan SHARE Audio Learning yang sangat sangat terkait dengan materi kita malam ini yaitu The Unconscious Pattern.
Sekalian juga saya akan share materi bonus yang kelupaan kemaren dishare yaitu Audio Super Learning.
Gimana?
Udah pada siap semua kan?
*** MONEY BLOCK YANG BERASAL DARI POLA ASUH ATAU PARENTING ***
Nyaris semua hal buruk yang terjadi pada manusia menurut yang saya amati dan pelajari selama bertahun tahun berasal dari pola didik dan asuh yang keliru.
Dengan parenting yang payah, menghasilkan manusia manusia yang akhlaknya kurang beres dan cenderung bermasalah dalam berbagai bidang kehidupan termasuk finansial.
Tapi, ini bukan murni kesalahan orang tua juga, sebab orang tua kita juga dididik begitu dengan orang tuanya lagi, begitu terus hingga keatas.
Tugas kita adalah menerima dengan ikhlas dan lapang dada semua yang sudah terjadi, lalu memutuskan ‘kutukan turunan’ ini dan merdeka.
Akan lebih jelas kalau saya menceritakannya dengan studi kasus sepertinya :D
Sejak kecil saya sekian kali mendengar kalau:
‘Kau pikir gampang ya nyari duit?’
‘Biar kau tau betapa payah (susah) nya nyari duit’
Saya juga sering melihat orang tua saya bertengkar masalah uang. Saya juga seingat saya mendapat uang jajan yang terbatas.
Apalagi saya melihat mainan mainan bagus yang saya nggak bisa beli, karena saat saya meminta uang pada orang tua saya (sekarang saya beneran paham, karena sudah menikah dan punya keluarga, kalau lagi nggak punya duit itu memang kita jadi mudah marah dan pelit wkkkkk) nggak dikasi.
Bahkan saya mencuri uang orang tua saya supaya bisa Tamiya, mainan keren di masa saya kecil.
Dan kebiasaan buruk mencuri ini sempat terus berlanjut hingga akhirnya saya menemukan ‘hidayah’ secara tidak disengaja dan akhirnya saya menghentikan segala kegilaan itu :D
Cilakanya, dalam masa masa awal itu juga, saya terjebak dalam salah paham (salah pengajian juga sih sebenernya) terhadap semua hal yang terkait uang, kekayaan dan kemewahan.
Itu karena dalam pengajian itu diajarkan untuk membenci ‘dunia’ (baca: kekayaan, keberlimpahan, kemakmuran) dan nggak usah terlalu mikirin duit, karena ‘nanti Allah yang ngatur’
Pengajian ini bahkan seperti mengejek orang yang suka dengan kekayaan dengan ‘pencinta dunia’.
Apalagi mereka menambahkannya dengan cerita cerita memilukan serta potongan hadits (yang disesuaikan dengan keyakinan awal tentang kebencian terhadap dunia tadi) dari Nabi dan kisah kisah sahabat yang hidup miskin.
Jadilah saya ini sudahlah mendapat pengalaman yang tak memuaskan semasa kecil (nggak puas main mainannya wkkkkk) tambah lagi dapet pengajian yang kaya begini, gimana nggak tambah ancur kita? :D
Hingga setelah berbagai pengalaman yang emosional, terus belajar, mengalami berbagai rasa sakit seperti diremehkan, direndahkan, kehilangan orang yang disayangi, tidak dipercaya dan banyak lagi rasa sakit.
Saya menyadari bahwa ada sesuatu yang harus bahkan WAJIB diperbaiki!
Saya akhirnya paham kalau bukan ajaran agamanya yang salah, tapi pemahamannya yang salah.
Dari sini saya juga dapat pencerahan kalau belajar ilmu apapun itu (apalagi ilmu agama) sebaiknya belajar dari yang terbaik di dunia (sebagaimana nasihat pak Tung Desem Waringin) atau minimal belajar dari yang sudah belajar dari yang terbaik di dunia.
Karena belajar sama mereka atau kelompok yang ilmunya nanggung, bisa bisa membawa bahaya dan kemiskinan permanen.
Sebagaimana yang saya lihat pada mereka yang terus saja memegang keyakinan membenci ‘dunia’
Jadi singkat cerita pengalaman saya ini adalah gabungan dari Melihat dan merasakan pengalaman buruk + dapet ajaran yang keliru tentang ‘dunia’ atau kekayaan :D
Ok, cukup cerita saya, sekarang mari lihat kasus lainnya yang juga menarik:
Ada orang yang bisa menghasilkan 800.000 dollar (kira kira 5,7 Milyar ) per tahun, tapi entah kenapa dia nggak bisa nyimpan itu duit.
Entah kenapa ia selalu menghabiskannya lewat cara dipinjam, dihilangkan atau diinvestasikan dengan hasil yang selalu payah.
Ia bercerita kalau sejak kecil emaknya sering berkata:
‘Orang kaya itu serakah. Mereka mendapatkan kekayaan dengan memeras kekayaan orang miskin. Kamu boleh saja tidak percaya, namun selebihnya kamu hanya seekor babi’
Jadi ia yang sejak kecil selalu disugesti dengan ‘orang kaya itu serakah’, maka bawah sadarnya menganggap bahwa menjadi kaya adalah serakah.
Dan serakah adalah sifat yang jahat dan aku tidak mau menjadi orang jahat = 'aku tidak ingin jadi kaya'
Karena ia juga sayang pada emaknya, maka ia tidak ingin menyakiti emaknya dengan menjadi kaya, sebab emaknya membenci orang kaya.
Jadi secara bawah sadar, yang perlu dilakukannya adalah membuang semua uang berlebih yang dimilikinya, karena menurut bawah sadarnya yang sudah terkondisi itu, berarti dia adalah BABI π
Sehingga, seberapa besar pun penghasilannya, ia akan selalu kehabisan uang, dengan berbagai cara yang seolah nggak masuk akal.
Sederhananya:
‘Apa yang ada di bawah sadar anda menentukan pikiran anda'
'Pikiran menentukan keputusan anda. Keputusan menentukan tindakan anda. Dan akumulasi tindakan anda menghasilkan nasib anda saat ini’
Pertanyaannya:
Apa pernyataan atau kata kata yang sering anda dengar dari orang tua atau lingkungan anda tentang UANG?
Share di Grup ya pengalamannya π
Ada juga orang yang pengalaman menyakitkan tentang uang seperti:
- Ayah Ibunya selalu saja bertengkar tentang uang. Dan pada suatu hari mencapai puncaknya, saking emosinya, ayahnya terkena serangan jantung dan meninggal didepan mata kepalanya sendiri.
Sejak saat itu ia secara tidak sadar membenci uang, karena terkait dengan kematian ayahnya yang selalu bertengkar tentang uang dengan ibunya.
-Bapaknya pegawai swasta yang sering mutasi setiap sekian tahun.
Setiap mutasi harus beres beres barang dan yang lebih menyedihkan lagi adalah berarti harus pindah sekolah, meninggalkan teman yang sudah akrab serta tetangga yang sudah nyaman.
Belum lagi harus adaptasi lagi, sering ditertawakan karena logatnya berbeda dll
Dan pada saat sudah punya teman akrab, eh pindah lagi!
Hingga emaknya sudah malas untuk mengeluarkan piring dll lagi.
'Buat apa, toh nanti bakalan pindah lagi kok'
Gara gara hal ini, ia tidak punya tabungan dan investasi. Karena beranggapan bahwa uang membawa rasa sakit dan kepedihan.
Kasus kasus semacam ini biasanya sangat halus dan sepertinya gak nyambung sama uang, tapi ya bisa begitu π
* Mental Block Hukum Alamiah *
Yang namanya rezeki, itu bukan cuman terkait seberapa keren dan bermanfaat produknya namun juga sangat tergantung pada yang jualnya atau pemiliknya.
Semakin bagus attitude atau sikap atau habit si penjual, pebisnis, pengusaha atau siapapun yang bergerak dalam urusan mencari rezeki, insya Allah semakin bagus juga rezekinya.
Itu fakta, itu logis, itu works, sepanjang zaman :)
Namun jika yang jualan atau bisnis itu sikapnya maha maha kampret, maka tentu saja hal ini akan bikin seret rezeki.
OTOMATIS!
Saya mendaftar berbagai sikap atau kelakuan parah yang sangat ampuh untuk menutup atau bikin rezeki mampet yaitu diantaranya:
- Suka berdebat, baik di dunia nyata atau maya.
- Sering marah marah.
- Jarang senyum dan jutek.
- Niatnya nggak bener atau manipulatif.
- Suka maksa orang.
- Tidak bisa bilang tidak pada sesuatu yang tidak penting atau berbahaya.
- Jarang sedekah atau berbagi.
- Suka menghina atau merendahkan orang.
- Terlalu mabok politik.
- Suka motong omongan orang.
- Nyepam di inbox, dikomen dll
Semua hal diatas adalah hal hal yang bisa nutup rezeki. Nggak bagus, berbahaya dan bisa bikin anda missqueen secara sunnatullaah atau hukum sebab akibat :D
Jujur saja, sebagian kelakuan parah diatas itu adalah kelakuan saya wkkkkkk terutama pada bagian suka berdebat, tidak bisa bilang tidak dan suka maksa orang :v
Kenapa hal hal diatas ini bisa nutup pintu rezeki?
Ya karena urusan rezeki ini sangat terkait dengan manusia dan manusia itu bukan mahluk logika atau intelektual.
Mereka adalah mahluk yang emosional atau lebih mementingkan perasaan. Itu yang membuat kita itu beda dengan binatang.
Memahami hal psikologis sederhana tapi MAHA PENTING ini juga yang bisa membuat orang bisa sukses atau malah ancur lebur :v
Dan tentu saja, cara paling mudah mengatasi semua hal diatas dan membuka Chakra Rezeki anda selebar lebarnya adalah dengan melakukan yang sebaliknya yaitu:
- Kurangi atau hentikan berdebat, kalau memang nggak perlu.
- Hindari segala situasi yang bisa bikin emosi, banyakin latihan pernafasan halus, berlatih meditasi atau zikir yang dalam.
- Perbanyak senyum dan bersikap ramah sama orang lain. Kalau memang susah, senyum saja sesering mungkin pada diri anda sendiri didepan cermin minimal 3 hingga 5 kali selebar mungkin dengan bibir dan mata anda dan maksimal.
Insya Allah nanti akan lebih mudah tersenyum pada orang.
- Luruskan niat anda untuk membantu dan menolong orang sebanyak mungkin.
Karena pada kenyataannya, semua produk terhebat di di dunia diciptakan untuk membantu para pembelinya, makanya terus menerus laku keras.
Santai saja dalam urusan mencari rezeki, sebab kalau memang udah rezekinya insya Allah nggak bakalan lari kemana mana kok.
Santailah, karena urusan anda hanya melakukan yang terbaik sepenuh jiwa raga saja, bukan harus berhasil.
Dan ingat ya, ikhtiar anda yang dilandasi niat yang lurus seperti yang sudah saya jelaskan diatas, itu pun sudah menghasilkan energi positif atau pahala disisiNya.
Jadi ya santai dan relax sajalah, jangan maksa maksa orang ya wkkkkk..
Karena rezeki itu dari Allah, bukan dari orang. Manusia cuman jadi wasilah saja, bukan penentu mutlak nasib seseorang.
- Belajar berkata TIDAK dan selalu ingat kalau tidak, anda akan buang umur. Karena pada faktanya, anda tidak akan bisa menyenangkan semua orang.
TIDAK MUNGKIN ITU!
- Usahakan secara rutin berbagi. Lebihkan uang anda saat sedekah ke masjid atau pedagang keliling.
- Stop ngegosip dan lebih banyak action yang terencana betul untuk mencapai tujuan.
- Kurangi omongan atau pembicaraan tentang politik, fokus pada target.
- Dengarkan orang hingga selesai, baru keluarkan pemikiran anda.
Dan semua hal baik lainnya..
Semua hal diatas, insya Allah akan membuka 'Chakra Rezeki' anda menjadi lebih lebar, dengan daya tarikan keberlimpahan yang lebih Super Powerful!
Secara ilmiah dan terukur, ditemukan bahwa jika tidak dengan sengaja, dengan betul betul sadar dan terencana untuk mengarahkan pikiran, perasaan dan tindakan kita ke arah yang positif, maka otomatis pikiran anda akan menjadi negatif.
Ngeri memang, tapi ya begitulah kenyataannya. Begitulah ujiannya, begitulah faktanya.
Sederhananya, jika tidak mau upgrade, maka akan terjadi auto downgrade.
Tapi fakta ini menjadi sederhana, karena anda sudah tau apa yang perlu anda lakukan.
Cukup pelihara dan jaga betul betul pikiran, perasaan dan tindakan anda di jalan yang positif sekuat anda dan insya Allah anda akan mengalami lebih banyak sukses, lebih banyak bahagia, lebih banyak keberlimpahan.
Adalah wajar jika sesekali, anda mengalami kelelahan dan turun semangat. Kalau sudah begini, silakan ambil liburan, beristirahatlah, nontonlah sewajarnya, perpanjang waktu tidur anda.
Lalu setelah batre tubuh dan pikiran anda full lagi, silakan HAJAR LAGI :D
Oya, saya tau ada banyak sekali hal yang perlu secara sadar dilakukan. Bisa jadi anda yang membaca ini sudah kelelahan duluan saking banyaknya. Tenang, anda nggak sendirian kok, saya juga merasa begitu dan masih dalam proses memperbaiki pikiran, perasaan dan tindakan :D
Saran saya, gunakan prinsip ini:
'Jika tidak bisa melakukan semuanya, jangan tinggalkan semuanya'
Pilih satu hingga maksimal 3 saja hal positif yang bisa anda lakukan dan hal negatif yang bisa anda tinggalkan, secara bertahap.
Biar mudah, pilih satu saja dulu dan lakukan selama 3 hari.
Setelah berhasil selama 3 hari, rayakan dengan mengucap syukur padaNya atau sekedar menepuk bahu atau memijat tubuh anda sejenak, pertanda anda sudah sukses melakukannya.
Merayakan hal ini adalah urusan yang MAHA PENTING!
Sebab itu seperti memberikan bawah sadar dukungan penuh bahwa apa yang anda lakukan saat ini, benar benar luar biasa bermakna dalam bagi anda.
Lanjutkan hingga 7 hari, rayakan. Lalu 2 minggu, 3 minggu, 1 bulan dan terus rayakan, hingga habit atau kebiasaan itu sudah menyatu ke tulang anda, darah anda, sumsum anda, gen anda, menyatu sepenuhnya dengan diri anda.
Dan menjadi diri anda yang baru, yang anda suka, karena kekuatan energi positifnya yang luar biasa menggelora!
Ok sekarang, pilih SATU HAL POSITIF yang akan anda lakukan 3 hari kedepan dan rayakan ya..
Silakan tulis di pertanyaan di grup, kalau ada pertanyaan.
Cepetan ya π
* Mental Block dari Lingkungan *
Yang suka baca ilmu pengembangan diri biasanya familiar dengan kalimat ini:
'Anda adalah 5 orang terdekat anda'
Bahkan kalau nggak salah ingat, ada yang berani memastikan berapa penghasilan seseorang dengan melihat siapa teman terdekatnya.
Karena, biasanya nggak jauh beda dengan teman teman terdekatnya biasanya hehehe..
Dan memang begitu..
Kita memang sangat dipengaruhi oleh lingkungan kita. Jika anda masih memiliki mindset seorang pekerja dengan doktrin atau program pikiran 'Mending kerja dan jelas begini, ketimbang usaha dan bangkrut?'
'Nyari yang haram aja susah apalagi yang halal?'
'Buat apa kaya, tar palingan juga selingkuh'
'Orang orang itu bisa kaya ya karena korupsi, mana ada cara lain?'
'Ah tipu semua itu orang orang kaya, mereka adalah para bandit bertampilan klimis!'
Dan banyak lagi..
Jika anda pernah mendengarkan salah satu dari banyak kalimat diatas dan secara tidak sadar meyakininya, maka percayalah, berat untuk menjadi kaya atau berlimpah.
Kenapa?
Karena anda tidak mau jadi orang jahat. Anda mengaitkan uang dengan segala tindak pidana. Anda mengaitkan uang dengan teman teman anda akan menjauhi anda..
Gimana bisa jadi berlimpah sementara dalam batin maju mundur begini?
Butuh duit banyak buat sekolah anak, bantuin orang tua, bantuin tetangga, mau belajar ilmu ilmu bermanfaat, mau bantuin teman tapi duit juga cekak? π
Mau berteman dengan orang orang yang lebih sukses juga bakalan mau dibully sama mereka yang tidak sadar kalau sudah keprogram jadi miskin π
Jadi, kalau mau beneran mau jadi orang kaya yang baik hati, dekat dengan Allah dan bermanfaat dunia akhirat, ada pengorbanan yang harus anda lakukan, demi sukses anda dan banyak orang dunia akhirat yaitu:
Jauhi atau kurangi interaksi dengan orang orang yang negatif tentang uang..
Nggak perlu selamanya, cukup sementara saja hingga anda menjadi sukses dalam keuangan, menurut ukuran anda dan masyarakat sekitar anda.
Itu supaya anda nggak kehilangan energi dan lemas sebelum bertindak. Makanya anda menjauh dulu dan gunakan seluruh sumber daya dan komitmen total untuk menjadi kaya raya..
Dan setelah anda menjadi kaya raya nanti, anda bisa mendatangi mereka kembali dan membuktikan bahwa anda bisa membantu mereka, anda tetap baik, anda tetap peduli dan anda tetap bisa menjadi teman mereka..
Hanya kali ini, anda sudah kaya dan berlimpah, sehingga dengan kelebihan ini, anda insya Allah nggak akan dibully atau dimasukkan ide ide sesat tentang kekayaan..
Paham ya?
Jadi tugas anda sekarang adalah, tulis 5 orang yang paling negatif ngomongnya tentang duit.
Lalu jauhi mereka atau kurangi interaksi dengan mereka sementara..
Ini bukan memutus silaturahim loh ya, ini agar anda selamat. Ingat ya, satu satunya cara untuk menolong orang miskin adalah dengan TIDAK menjadi salah satu dari mereka!
Jadi anda melakukan ini demi mereka juga, bukan cuman buat anda sendiri π
Anda nggak bisa menyelamatkan orang lain, kalau anda tidak menyelamatkan diri anda dulu π
Intinya, kita adalah teman teman terdekat kita. Kondisi duit kita juga sangat tergantung kondisi duit teman teman kita.
Perhatikan itu, bereskan itu dan insya Allah secara bertahap, anda akan mempunyai waktu dan energi extra untuk benar benar menjadi semakin kaya dan membereskan semuanya
π
Ok sampai disini, ada pertanyaan? π
Kesimpulan:
1. Blocking bisa terjadi akibat pengalaman, lingkungan dan juga kata kata dari orang yang disegani sejak kecil.
2. Patuhi Hukum Alam agar mudah dapet rezeki.
3. Gunakan teknik pelepasan untuk melepaskan blocking yang dialami.
Ingat ya, pikiran dari orang lain yang negatif tentang uang, itu bukan pikiran anda.
Buang saja pikiran itu dan ganti dengan yang lebih bagus dan memperkaya anda π
Ini banyak sekali terjadi namun jarang disadari. Nah kalau sudah sadar dan paham, maka insya Allah separuh masalah sudah teratasi.
Bahkan dengan sadar akan masalahnya apa bagi sebagian orang sudah otomatis beres masalahnya dan jadi plong.
Malam ini saya akan SHARE materi terkait blocking akibat parenting, lingkungan dan hukum alam.
Dan malam ini juga saya akan SHARE Audio Learning yang sangat sangat terkait dengan materi kita malam ini yaitu The Unconscious Pattern.
Sekalian juga saya akan share materi bonus yang kelupaan kemaren dishare yaitu Audio Super Learning.
Gimana?
Udah pada siap semua kan?
*** MONEY BLOCK YANG BERASAL DARI POLA ASUH ATAU PARENTING ***
Nyaris semua hal buruk yang terjadi pada manusia menurut yang saya amati dan pelajari selama bertahun tahun berasal dari pola didik dan asuh yang keliru.
Dengan parenting yang payah, menghasilkan manusia manusia yang akhlaknya kurang beres dan cenderung bermasalah dalam berbagai bidang kehidupan termasuk finansial.
Tapi, ini bukan murni kesalahan orang tua juga, sebab orang tua kita juga dididik begitu dengan orang tuanya lagi, begitu terus hingga keatas.
Tugas kita adalah menerima dengan ikhlas dan lapang dada semua yang sudah terjadi, lalu memutuskan ‘kutukan turunan’ ini dan merdeka.
Akan lebih jelas kalau saya menceritakannya dengan studi kasus sepertinya :D
Sejak kecil saya sekian kali mendengar kalau:
‘Kau pikir gampang ya nyari duit?’
‘Biar kau tau betapa payah (susah) nya nyari duit’
Saya juga sering melihat orang tua saya bertengkar masalah uang. Saya juga seingat saya mendapat uang jajan yang terbatas.
Apalagi saya melihat mainan mainan bagus yang saya nggak bisa beli, karena saat saya meminta uang pada orang tua saya (sekarang saya beneran paham, karena sudah menikah dan punya keluarga, kalau lagi nggak punya duit itu memang kita jadi mudah marah dan pelit wkkkkk) nggak dikasi.
Bahkan saya mencuri uang orang tua saya supaya bisa Tamiya, mainan keren di masa saya kecil.
Dan kebiasaan buruk mencuri ini sempat terus berlanjut hingga akhirnya saya menemukan ‘hidayah’ secara tidak disengaja dan akhirnya saya menghentikan segala kegilaan itu :D
Cilakanya, dalam masa masa awal itu juga, saya terjebak dalam salah paham (salah pengajian juga sih sebenernya) terhadap semua hal yang terkait uang, kekayaan dan kemewahan.
Itu karena dalam pengajian itu diajarkan untuk membenci ‘dunia’ (baca: kekayaan, keberlimpahan, kemakmuran) dan nggak usah terlalu mikirin duit, karena ‘nanti Allah yang ngatur’
Pengajian ini bahkan seperti mengejek orang yang suka dengan kekayaan dengan ‘pencinta dunia’.
Apalagi mereka menambahkannya dengan cerita cerita memilukan serta potongan hadits (yang disesuaikan dengan keyakinan awal tentang kebencian terhadap dunia tadi) dari Nabi dan kisah kisah sahabat yang hidup miskin.
Jadilah saya ini sudahlah mendapat pengalaman yang tak memuaskan semasa kecil (nggak puas main mainannya wkkkkk) tambah lagi dapet pengajian yang kaya begini, gimana nggak tambah ancur kita? :D
Hingga setelah berbagai pengalaman yang emosional, terus belajar, mengalami berbagai rasa sakit seperti diremehkan, direndahkan, kehilangan orang yang disayangi, tidak dipercaya dan banyak lagi rasa sakit.
Saya menyadari bahwa ada sesuatu yang harus bahkan WAJIB diperbaiki!
Saya akhirnya paham kalau bukan ajaran agamanya yang salah, tapi pemahamannya yang salah.
Dari sini saya juga dapat pencerahan kalau belajar ilmu apapun itu (apalagi ilmu agama) sebaiknya belajar dari yang terbaik di dunia (sebagaimana nasihat pak Tung Desem Waringin) atau minimal belajar dari yang sudah belajar dari yang terbaik di dunia.
Karena belajar sama mereka atau kelompok yang ilmunya nanggung, bisa bisa membawa bahaya dan kemiskinan permanen.
Sebagaimana yang saya lihat pada mereka yang terus saja memegang keyakinan membenci ‘dunia’
Jadi singkat cerita pengalaman saya ini adalah gabungan dari Melihat dan merasakan pengalaman buruk + dapet ajaran yang keliru tentang ‘dunia’ atau kekayaan :D
Ok, cukup cerita saya, sekarang mari lihat kasus lainnya yang juga menarik:
Ada orang yang bisa menghasilkan 800.000 dollar (kira kira 5,7 Milyar ) per tahun, tapi entah kenapa dia nggak bisa nyimpan itu duit.
Entah kenapa ia selalu menghabiskannya lewat cara dipinjam, dihilangkan atau diinvestasikan dengan hasil yang selalu payah.
Ia bercerita kalau sejak kecil emaknya sering berkata:
‘Orang kaya itu serakah. Mereka mendapatkan kekayaan dengan memeras kekayaan orang miskin. Kamu boleh saja tidak percaya, namun selebihnya kamu hanya seekor babi’
Jadi ia yang sejak kecil selalu disugesti dengan ‘orang kaya itu serakah’, maka bawah sadarnya menganggap bahwa menjadi kaya adalah serakah.
Dan serakah adalah sifat yang jahat dan aku tidak mau menjadi orang jahat = 'aku tidak ingin jadi kaya'
Karena ia juga sayang pada emaknya, maka ia tidak ingin menyakiti emaknya dengan menjadi kaya, sebab emaknya membenci orang kaya.
Jadi secara bawah sadar, yang perlu dilakukannya adalah membuang semua uang berlebih yang dimilikinya, karena menurut bawah sadarnya yang sudah terkondisi itu, berarti dia adalah BABI π
Sehingga, seberapa besar pun penghasilannya, ia akan selalu kehabisan uang, dengan berbagai cara yang seolah nggak masuk akal.
Sederhananya:
‘Apa yang ada di bawah sadar anda menentukan pikiran anda'
'Pikiran menentukan keputusan anda. Keputusan menentukan tindakan anda. Dan akumulasi tindakan anda menghasilkan nasib anda saat ini’
Pertanyaannya:
Apa pernyataan atau kata kata yang sering anda dengar dari orang tua atau lingkungan anda tentang UANG?
Share di Grup ya pengalamannya π
Ada juga orang yang pengalaman menyakitkan tentang uang seperti:
- Ayah Ibunya selalu saja bertengkar tentang uang. Dan pada suatu hari mencapai puncaknya, saking emosinya, ayahnya terkena serangan jantung dan meninggal didepan mata kepalanya sendiri.
Sejak saat itu ia secara tidak sadar membenci uang, karena terkait dengan kematian ayahnya yang selalu bertengkar tentang uang dengan ibunya.
-Bapaknya pegawai swasta yang sering mutasi setiap sekian tahun.
Setiap mutasi harus beres beres barang dan yang lebih menyedihkan lagi adalah berarti harus pindah sekolah, meninggalkan teman yang sudah akrab serta tetangga yang sudah nyaman.
Belum lagi harus adaptasi lagi, sering ditertawakan karena logatnya berbeda dll
Dan pada saat sudah punya teman akrab, eh pindah lagi!
Hingga emaknya sudah malas untuk mengeluarkan piring dll lagi.
'Buat apa, toh nanti bakalan pindah lagi kok'
Gara gara hal ini, ia tidak punya tabungan dan investasi. Karena beranggapan bahwa uang membawa rasa sakit dan kepedihan.
Kasus kasus semacam ini biasanya sangat halus dan sepertinya gak nyambung sama uang, tapi ya bisa begitu π
* Mental Block Hukum Alamiah *
Yang namanya rezeki, itu bukan cuman terkait seberapa keren dan bermanfaat produknya namun juga sangat tergantung pada yang jualnya atau pemiliknya.
Semakin bagus attitude atau sikap atau habit si penjual, pebisnis, pengusaha atau siapapun yang bergerak dalam urusan mencari rezeki, insya Allah semakin bagus juga rezekinya.
Itu fakta, itu logis, itu works, sepanjang zaman :)
Namun jika yang jualan atau bisnis itu sikapnya maha maha kampret, maka tentu saja hal ini akan bikin seret rezeki.
OTOMATIS!
Saya mendaftar berbagai sikap atau kelakuan parah yang sangat ampuh untuk menutup atau bikin rezeki mampet yaitu diantaranya:
- Suka berdebat, baik di dunia nyata atau maya.
- Sering marah marah.
- Jarang senyum dan jutek.
- Niatnya nggak bener atau manipulatif.
- Suka maksa orang.
- Tidak bisa bilang tidak pada sesuatu yang tidak penting atau berbahaya.
- Jarang sedekah atau berbagi.
- Suka menghina atau merendahkan orang.
- Terlalu mabok politik.
- Suka motong omongan orang.
- Nyepam di inbox, dikomen dll
Semua hal diatas adalah hal hal yang bisa nutup rezeki. Nggak bagus, berbahaya dan bisa bikin anda missqueen secara sunnatullaah atau hukum sebab akibat :D
Jujur saja, sebagian kelakuan parah diatas itu adalah kelakuan saya wkkkkkk terutama pada bagian suka berdebat, tidak bisa bilang tidak dan suka maksa orang :v
Kenapa hal hal diatas ini bisa nutup pintu rezeki?
Ya karena urusan rezeki ini sangat terkait dengan manusia dan manusia itu bukan mahluk logika atau intelektual.
Mereka adalah mahluk yang emosional atau lebih mementingkan perasaan. Itu yang membuat kita itu beda dengan binatang.
Memahami hal psikologis sederhana tapi MAHA PENTING ini juga yang bisa membuat orang bisa sukses atau malah ancur lebur :v
Dan tentu saja, cara paling mudah mengatasi semua hal diatas dan membuka Chakra Rezeki anda selebar lebarnya adalah dengan melakukan yang sebaliknya yaitu:
- Kurangi atau hentikan berdebat, kalau memang nggak perlu.
- Hindari segala situasi yang bisa bikin emosi, banyakin latihan pernafasan halus, berlatih meditasi atau zikir yang dalam.
- Perbanyak senyum dan bersikap ramah sama orang lain. Kalau memang susah, senyum saja sesering mungkin pada diri anda sendiri didepan cermin minimal 3 hingga 5 kali selebar mungkin dengan bibir dan mata anda dan maksimal.
Insya Allah nanti akan lebih mudah tersenyum pada orang.
- Luruskan niat anda untuk membantu dan menolong orang sebanyak mungkin.
Karena pada kenyataannya, semua produk terhebat di di dunia diciptakan untuk membantu para pembelinya, makanya terus menerus laku keras.
Santai saja dalam urusan mencari rezeki, sebab kalau memang udah rezekinya insya Allah nggak bakalan lari kemana mana kok.
Santailah, karena urusan anda hanya melakukan yang terbaik sepenuh jiwa raga saja, bukan harus berhasil.
Dan ingat ya, ikhtiar anda yang dilandasi niat yang lurus seperti yang sudah saya jelaskan diatas, itu pun sudah menghasilkan energi positif atau pahala disisiNya.
Jadi ya santai dan relax sajalah, jangan maksa maksa orang ya wkkkkk..
Karena rezeki itu dari Allah, bukan dari orang. Manusia cuman jadi wasilah saja, bukan penentu mutlak nasib seseorang.
- Belajar berkata TIDAK dan selalu ingat kalau tidak, anda akan buang umur. Karena pada faktanya, anda tidak akan bisa menyenangkan semua orang.
TIDAK MUNGKIN ITU!
- Usahakan secara rutin berbagi. Lebihkan uang anda saat sedekah ke masjid atau pedagang keliling.
- Stop ngegosip dan lebih banyak action yang terencana betul untuk mencapai tujuan.
- Kurangi omongan atau pembicaraan tentang politik, fokus pada target.
- Dengarkan orang hingga selesai, baru keluarkan pemikiran anda.
Dan semua hal baik lainnya..
Semua hal diatas, insya Allah akan membuka 'Chakra Rezeki' anda menjadi lebih lebar, dengan daya tarikan keberlimpahan yang lebih Super Powerful!
Secara ilmiah dan terukur, ditemukan bahwa jika tidak dengan sengaja, dengan betul betul sadar dan terencana untuk mengarahkan pikiran, perasaan dan tindakan kita ke arah yang positif, maka otomatis pikiran anda akan menjadi negatif.
Ngeri memang, tapi ya begitulah kenyataannya. Begitulah ujiannya, begitulah faktanya.
Sederhananya, jika tidak mau upgrade, maka akan terjadi auto downgrade.
Tapi fakta ini menjadi sederhana, karena anda sudah tau apa yang perlu anda lakukan.
Cukup pelihara dan jaga betul betul pikiran, perasaan dan tindakan anda di jalan yang positif sekuat anda dan insya Allah anda akan mengalami lebih banyak sukses, lebih banyak bahagia, lebih banyak keberlimpahan.
Adalah wajar jika sesekali, anda mengalami kelelahan dan turun semangat. Kalau sudah begini, silakan ambil liburan, beristirahatlah, nontonlah sewajarnya, perpanjang waktu tidur anda.
Lalu setelah batre tubuh dan pikiran anda full lagi, silakan HAJAR LAGI :D
Oya, saya tau ada banyak sekali hal yang perlu secara sadar dilakukan. Bisa jadi anda yang membaca ini sudah kelelahan duluan saking banyaknya. Tenang, anda nggak sendirian kok, saya juga merasa begitu dan masih dalam proses memperbaiki pikiran, perasaan dan tindakan :D
Saran saya, gunakan prinsip ini:
'Jika tidak bisa melakukan semuanya, jangan tinggalkan semuanya'
Pilih satu hingga maksimal 3 saja hal positif yang bisa anda lakukan dan hal negatif yang bisa anda tinggalkan, secara bertahap.
Biar mudah, pilih satu saja dulu dan lakukan selama 3 hari.
Setelah berhasil selama 3 hari, rayakan dengan mengucap syukur padaNya atau sekedar menepuk bahu atau memijat tubuh anda sejenak, pertanda anda sudah sukses melakukannya.
Merayakan hal ini adalah urusan yang MAHA PENTING!
Sebab itu seperti memberikan bawah sadar dukungan penuh bahwa apa yang anda lakukan saat ini, benar benar luar biasa bermakna dalam bagi anda.
Lanjutkan hingga 7 hari, rayakan. Lalu 2 minggu, 3 minggu, 1 bulan dan terus rayakan, hingga habit atau kebiasaan itu sudah menyatu ke tulang anda, darah anda, sumsum anda, gen anda, menyatu sepenuhnya dengan diri anda.
Dan menjadi diri anda yang baru, yang anda suka, karena kekuatan energi positifnya yang luar biasa menggelora!
Ok sekarang, pilih SATU HAL POSITIF yang akan anda lakukan 3 hari kedepan dan rayakan ya..
Silakan tulis di pertanyaan di grup, kalau ada pertanyaan.
Cepetan ya π
* Mental Block dari Lingkungan *
Yang suka baca ilmu pengembangan diri biasanya familiar dengan kalimat ini:
'Anda adalah 5 orang terdekat anda'
Bahkan kalau nggak salah ingat, ada yang berani memastikan berapa penghasilan seseorang dengan melihat siapa teman terdekatnya.
Karena, biasanya nggak jauh beda dengan teman teman terdekatnya biasanya hehehe..
Dan memang begitu..
Kita memang sangat dipengaruhi oleh lingkungan kita. Jika anda masih memiliki mindset seorang pekerja dengan doktrin atau program pikiran 'Mending kerja dan jelas begini, ketimbang usaha dan bangkrut?'
'Nyari yang haram aja susah apalagi yang halal?'
'Buat apa kaya, tar palingan juga selingkuh'
'Orang orang itu bisa kaya ya karena korupsi, mana ada cara lain?'
'Ah tipu semua itu orang orang kaya, mereka adalah para bandit bertampilan klimis!'
Dan banyak lagi..
Jika anda pernah mendengarkan salah satu dari banyak kalimat diatas dan secara tidak sadar meyakininya, maka percayalah, berat untuk menjadi kaya atau berlimpah.
Kenapa?
Karena anda tidak mau jadi orang jahat. Anda mengaitkan uang dengan segala tindak pidana. Anda mengaitkan uang dengan teman teman anda akan menjauhi anda..
Gimana bisa jadi berlimpah sementara dalam batin maju mundur begini?
Butuh duit banyak buat sekolah anak, bantuin orang tua, bantuin tetangga, mau belajar ilmu ilmu bermanfaat, mau bantuin teman tapi duit juga cekak? π
Mau berteman dengan orang orang yang lebih sukses juga bakalan mau dibully sama mereka yang tidak sadar kalau sudah keprogram jadi miskin π
Jadi, kalau mau beneran mau jadi orang kaya yang baik hati, dekat dengan Allah dan bermanfaat dunia akhirat, ada pengorbanan yang harus anda lakukan, demi sukses anda dan banyak orang dunia akhirat yaitu:
Jauhi atau kurangi interaksi dengan orang orang yang negatif tentang uang..
Nggak perlu selamanya, cukup sementara saja hingga anda menjadi sukses dalam keuangan, menurut ukuran anda dan masyarakat sekitar anda.
Itu supaya anda nggak kehilangan energi dan lemas sebelum bertindak. Makanya anda menjauh dulu dan gunakan seluruh sumber daya dan komitmen total untuk menjadi kaya raya..
Dan setelah anda menjadi kaya raya nanti, anda bisa mendatangi mereka kembali dan membuktikan bahwa anda bisa membantu mereka, anda tetap baik, anda tetap peduli dan anda tetap bisa menjadi teman mereka..
Hanya kali ini, anda sudah kaya dan berlimpah, sehingga dengan kelebihan ini, anda insya Allah nggak akan dibully atau dimasukkan ide ide sesat tentang kekayaan..
Paham ya?
Jadi tugas anda sekarang adalah, tulis 5 orang yang paling negatif ngomongnya tentang duit.
Lalu jauhi mereka atau kurangi interaksi dengan mereka sementara..
Ini bukan memutus silaturahim loh ya, ini agar anda selamat. Ingat ya, satu satunya cara untuk menolong orang miskin adalah dengan TIDAK menjadi salah satu dari mereka!
Jadi anda melakukan ini demi mereka juga, bukan cuman buat anda sendiri π
Anda nggak bisa menyelamatkan orang lain, kalau anda tidak menyelamatkan diri anda dulu π
Intinya, kita adalah teman teman terdekat kita. Kondisi duit kita juga sangat tergantung kondisi duit teman teman kita.
Perhatikan itu, bereskan itu dan insya Allah secara bertahap, anda akan mempunyai waktu dan energi extra untuk benar benar menjadi semakin kaya dan membereskan semuanya
π
Ok sampai disini, ada pertanyaan? π
Kesimpulan:
1. Blocking bisa terjadi akibat pengalaman, lingkungan dan juga kata kata dari orang yang disegani sejak kecil.
2. Patuhi Hukum Alam agar mudah dapet rezeki.
3. Gunakan teknik pelepasan untuk melepaskan blocking yang dialami.
Ingat ya, pikiran dari orang lain yang negatif tentang uang, itu bukan pikiran anda.
Buang saja pikiran itu dan ganti dengan yang lebih bagus dan memperkaya anda π
Komentar
Posting Komentar